Yuk! Kenali 5 Permasalahan Umum dalam Bisnis

Akhir-akhir ini perkembangan bisnis di Indonesia meningkat pesat, baik bisnis rumahan maupun bisnis skala besar. Setiap orang berlomba-lomba ingin memiliki bisnis pribadi dengan ekspektasi pendapatan yang tinggi. Namun, tak jarang banyak pula pebisnis yang harus gulung tikar karena tidak mampu bersaing di dunia penjualan. Agar hal tersebut tidak terjadi pada bisnis anda, maka diperlukan suatu analisis permasalahan bisnis. Lalu apa sajakah permasalahan tersebut? Simak penjelasan berikut ini.

Persaingan Antar Bisnis Sejenis

Tentunya persaingan bisnis sudah tidak asing lagi bagi orang-orang yang berkecimpung di dunia ini. Intensitas persaingan di antara bisnis sejenis cenderung meningkat karena jumlah pesaing semakin bertambah, pesaing semakin seragam dalam hal ukuran dan kemampuan, permintaan untuk produk industri menurun dan karena pemotongan harga menjadi semakin umum. Dalam beberapa kasus, persaingan ini dapat menyebabkan salah satu bisnis menjadi pailit. Hal yang dapat dilakukan untuk bertahan pada posisi ini adalah dengan menyusun ulang konsep penjualan, menggencarkan promosi, dan memperbaiki kualitas produk.

Kemungkinan Masuknya Pesaing Baru

Pesaing baru kadang-kadang memasuki suatu bisnis dengan produk berkualitas lebih tinggi, harga lebih rendah, dan sumber daya pemasaran lebih besar. Dengan demikian, hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi pelanggan berpindah adalah dengan mengidentifikasi pesaing yang berpotensi masuk ke pasar, memonitor strategi pesaing baru, memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada untuk meningkatkan penjualan.

Potensi Pengembangan Produk Substitusi

Produk substitusi kerap kali kita jumpai apabila terdapat produk yang sangat dikenal masyarakat namun memiliki harga yang cukup mahal sehingga pesaing akan menurunkan harga produk substitusi jauh lebih murah daripada produk aslinya. Hal ini akan menarik pelanggan untuk berpindah pasar, apalagi jika produk substitusi memiliki manfaat yang sama dengan produk aslinya. Cara terbaik untuk mengukur kekuatan kompetitif produk substitusi adalah dengan memantau pangsa pasar yang diperoleh oleh produk-produk tersebut, juga dengan memantau rencana perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dan penetrasi pasar.

Kekuatan Tawar Menawar Pemasok

Kekuatan tawar-menawar pemasok mempengaruhi intensitas persaingan dalam suatu pasar, khususnya ketika ada sejumlah besar pemasok dan ketika biaya untuk mengganti bahan baku sangat mahal. Pelaku bisnis dapat menjalankan strategi integrasi ke belakang untuk mendapatkan kendali atau kepemilikan dari pemasok. Strategi ini efektif khususnya ketika pemasok tidak dapat diandalkan, terlalu mahal atau tidak mampu memenuhi kebutuhan perusahaan secara konsisten.

Kekuatan Tawar Menawar Konsumen

Kekuatan tawar-menawar menjadi kekuatan utama yang mempengaruhi intensitas persaingan dalam suatu pasar. Pesaing mungkin menawarkan harga yang lebih murah, garansi yang lebih panjang atau jasa khusus untuk mendapatkan kesetiaan pelanggan ketika kekuatan tawar-menawar konsumen cukup besar. Kekuatan tawar-menawar konsumen juga lebih tinggi ketika yang dibeli adalah produk standar. Sehingga hal yang dapat dilakukan pebisnis untuk menghadapi posisi ini dengan cara menawarkan program loyalitas pelanggan, memberikan harga paket, serta membuat diskon voucher pelanggan yang tentunya telah disesuaikan dengan rencana anggaran.

Dari penjelasan tersebut, terdapat lima permasalahan yang seringkali terjadi di kalangan pebisnis. Oleh karena itu, pelaku bisnis diharapkan dapat menganalisis kemungkinan permasalahan yang akan terjadi di masa depan serta menyiapkan strategi penyelesaian masalah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada agar performa bisnis yang dijalankan serta pendapatan yang dihasilkan dapat meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan Kami

Pembuatan Aplikasi Mobile

Pembuatan Aplikasi Web

Pembuatan Website