Teknologi untuk Indonesia yang Lebih Gemar Membaca

Teknologi untuk Indonesia yang Lebih Gemar Membaca

Apabila kita lihat di tempat umum, pasti akan jauh lebih mudah menemukan orang yang duduk bermain dengan gawai daripada membaca buku. Gawai dengan segala pesonanya, membuat penggunanya akan sulit lepas. Padahal sebagai jendela dunia, buku layak mendapat tempat tersendiri di kehidupan masing-masing individu sebagai sarana membuka cakrawala. Namun sayangnya, membaca belum menjadi budaya yang berkembang di masyarakat. Menurut survei yang dilakukan Central Connecticut State University di New Britain pada tahun 2003-2014, Indonesia ada di peringkat 60 dari 61 negara terkait minat baca masyarakatnya. Kita hanya unggul dari Botswana yang menempati urutan paling buncit. Thailand berada satu tingkat di atas Indonesia dan peringkat pertama ditempati oleh Finlandia. Ini tentu bukanlah suatu prestasi yang membanggakan. Tetapi pemerintah tidak tinggal diam. Salah satu usaha untuk meningkatkan minat baca masyarakat adalah menetapkan bulan September sebagai Bulan Gemar Membaca dan tanggal 14 September sebagai Hari Kunjungan Perpustakaan. Hal ini menjadi pemantik masyarakat Indonesia agar menyadari bagaimana pentingnya buku, perpustakaan, dan minat membaca. Karena budaya inilah yang akan menentukan kualitas generasi muda Indonesia untuk siap bersaing di kancah global. Kemajuan teknologi juga dapat memberi kontribusi untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Perpustakaan Nasional Indonesia Republik Indonesia telah meluncurkan aplikasi iPusnas yang dapat diunduh di Google Play dan App Store. iPusnas adalah perpustakaan digital yang dapat diakses di perangkat telepon genggam yang telah diluncurkan sejak tanggal 16 Agustus 2016. Ini menjadi solusi bagi mereka yang gemar membaca melalui gawai namun tetap mengakses ebook yang legal bukan hasil pembajakan. Kini sudah tak ada lagi alasan malas membeli buku karena mahal, tidak sempat ke perpustakaan karena sibuk dll. Karena bisa diakses melalu gawai, tempat dan waktu bukan lagi jadi kendala. Dengan ribuan pilihan buku, memungkinkan masyarakat memilih buku sesuai dengan kebutuhan. Harapannya, usaha membiasakan membaca buku menjadi paperless tak hanya menjadi lebih praktis tetapi juga meningkatkan keinginan orang untuk membaca secara signifikan PT Nemolab Nusa Infomedia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi, berusaha untuk turut serta menyebarkan kebiasaan baik di tengah masyarakat, salah satunya adalah kebiasaan membaca buku. Karena kami percaya, buku akan membawa seseorang menjelajah dunia tanpa perlu bergerak dari tempatnya membaca. Dan hal baik inilah yang nantinya akan membawa Indonesia menjadi negara yang jauh lebih maju lagi.

Sedikit Cerita lainnya