Sektor Usaha yang di Untungkan oleh Pandemi

Business vector created by vectorjuice - www.freepik.com

Tahun 2020 dan pandemi Covid-19 telah membuat mata dan pikiran saya terbuka secara luas. Seperti kita tahu bahwa pandemi Covid-19 sangat memberikan dampak yang luar biasa pada dunia industri, ada yang mengalami kerugian luar biasa namun tidak sedikit yang mengalami perubahan dan meningkat ke arah yang lebih baik.

Salah satu industri yang mengalami kerugian luar biasa yang disebabkan oleh pandemi covid-19 adalah wisata MICE (Meeting Incentive Conference Exhibition) harus menanggung rugi sebesar 44,3 Triliun Rupiah selama tahun 2020. Pada artikel ini saya akan membahas sektor industri yang diuntungkan selama pandemi covid-19. Berikut adalah daftar sektor usaha tersebut :

1.Penjualan Produk dan Alat Kesehatan

Seperti kita ketahui bersama bahwa sejak pertama kali di umumkan bahwa covid-19 masuk ke Indonesia pada awal bulan Maret 2020, seketika industri ini mengalami perubahan. Menurut data dari AC Nielsen, ada empat sektor industri yang mengalami kenaikan cukup signifikan saat penyebaran wabah Covid-19 seperti hand sanitizer yang semula hanya 1%, tetapi saat terjadi wabah corona meningkat hingga 199%, sabun pencuci tangan memiliki permintaan yang besar hingga 285%, antiseptik cair 233%, dan tisu basah 151%.

Hal ini pun terlihat dari sejumlah perusahaan farmasi yang sudah mulai banyak memproduksi pasokan alat-alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer, sabun pencuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, dan tisu antiseptik. Sebagai contoh perusahaan Kimia Farma. Saat ini, perusahaan tersebut justru meningkatkan produksi agar harga produknya bisa terjangkau untuk masyarakat.

2. Sektor E-commerce

Berdasarkan data Nielsen bulan Maret 2020, survei membuktikan sebanyak 30% konsumen Indonesia lebih sering melakukan belanja online. Angka ini cukup mengalami kenaikan yang signifikan karena perilaku konsumen berubah drastis dalam waktu kurang dari satu bulan. Beberapa bisnis e-commerce yang merasakan keuntungannya. Bahkan, beberapa toserba ritel atau grosir belanja konvesional sudah meluncurkan jasa layanan belanja online.

3. Sektor Logistik

Berdasarkan survey, sekitar 40-50% orang mengurangi aktivitas di luar rumah seperti mengunjungi mal, belanja kebutuhan di luar, dan aktivitas liburan lainnya. Hal ini menyebabkan jasa pengantaran bahan makanan atau logistik lainnya semakin meningkat tajam. Ada banyak jasa logistik yang kini menyediakan fitur No Contact Drop-Off Service untuk mencegah kontak langsung penularan virus.

4. Jasa Food Delivery

Layanan pesan antara makanan menjadi salah satu sektor usaha yang cukup meningkat. Sebanyak 22% konsumen lebih sering memesan food delivery dan 19% melakukan transaksi take away. Industri food & beverage yang menyediakan fitur pesan antar tentu menjadi salah satu sektor usaha yang turut diuntungkan karena pandemi Corona ini.

5. Media & Penyedia Telekomunikasi

Selama wabah Covid-19, penggunaan media online melonjak tinggi karena masyarakat sangat intens mengikuti perkembangan berita melalui televisi, media sosial, dan lainnya. Hiburan online seperti bermain game menjadi salah satu pilihan favorit selama berdiam diri di rumah. Selain itu, kebutuhan pekerjaan kini mulai mengandalkan koneksi internet yang membuat beberapa provider di Indonesia mendapatkan banyak keuntungan di pandemi ini.

6. Streaming Service

Selama beberapa bulan pandemi, masyarakat mencari cara untuk menghilangkan kejenuhan selama berdiam diri dirumah dengan menonton layanan hiburan berbayar seperti Netflix, Spotify, dan layanan lainnya. Selain itu, pada bulan Maret 2020, Youtube menjadi platform paling banyak digunakan untuk menonton acara TV online atau film. Hal ini dipicu oleh jumlah penonton Youtube yang mengalami peningkatan signifikan dan banyaknya kegiatan live music yang digunakan untuk mengumpulkan donasi korban yang terdampak Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan Kami

Pembuatan Aplikasi Mobile

Pembuatan Aplikasi Web

Pembuatan Website