Mengenal Flutter, Framework dari Google

Flutter adalah sebuah framework aplikasi mobile sumber terbuka yang diciptakan oleh Google. Flutter digunakan dalam pengembangan aplikasi untuk sistem operasi Android dan iOS, serta menjadi metode utama untuk membuat aplikasi Google Fuchsia. Flutter adalah Mobile App SDK (Software Development Kit) untuk membuat aplikasi Android dan iOS dari satu codebase dengan performa tinggi.

Artinya kamu hanya perlu mempelajari Flutter untuk membangun aplikasi mobile untuk 2 platform. Saat ini sekarang flutter sudah bisa membuat aplikasi di enam platform berbeda tanpa memerlukan enam codebase yang berbeda untuk masing-masing platform. Yaitu Android, IOS, macOS, Linux, Web dan yang terbaru adalah dukungan untuk mengembangkan aplikasi Windows.

Versi pertama Flutter dikenal sebagai “Sky” dan berjalan pada sistem operasi Android. Diresmikan pada perhelatan Dart developer summit tahun 2015, dengan tujuan untuk mampu merender grafis secara konsisten pada 120 bingkai per detik. Metode-metode yang bisa dipakai untuk membangun aplikasi antara lain:

  1. Metode Native, kita dapat menggunakan bahasa pemograman Native yang dimiliki/disupport oleh penyedia platform. Seperti Java & Kotlin untuk Android. Dan Objective-C & Swift untuk iOS.
  2. Metode Hybrid, kita dapat menggunakan bahasa pemograman Web (HTML, CSS, Javascript). Misalnya menggunakan framework React Native, Nativescript (Angular).

Desain antarmuka pengguna dalam Flutter melibatkan perakitan dan/atau pembuatan berbagai widget. Sebuah widget dalam Flutter mewakili deskripsi yang tetap dari bagian antarmuka pengguna; semua grafik, termasuk teks, bentuk, dan animasi dibuat menggunakan widget. Widget yang lebih kompleks dapat dibuat dengan memadukan widget-widget yang lebih sederhana. Adapun kelebihan dari Flutter yaitu:

  1. Mengembangkan aplikasi Android dan iOS dari satu codebase.
  2. Native Performance hingga 60 FPS (Lihat presentasi Flutter Design)
  3. Fitur Hot-reload yang membuat kita dapat mengubah code saat aplikasi sedang berjalan.
  4. Customize interface dan user experience dengan fleksibel tanpa limitasi OEM Widgets.

Jika anda membutuhkan untuk membuat aplikasi secara cepat seperti membuat Prototype atau aplikasi tahap awal, maka Flutter merupakan solusi terbaik. Tujuan Flutter sendiri memang diciptakan untuk membuat developers menciptakan high performance apps yang natural di berbagai platform yang berbeda.

Sumber 1

Sumber 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan Kami

Pembuatan Aplikasi Mobile

Pembuatan Aplikasi Web

Pembuatan Website