Mengembangkan Produk Dengan Teknik SCAMPER

Seseorang bisa menemukan inspirasi di mana pun dan kapan pun. Namun, hal ini seringkali memakan waktu dan energi. Alih-alih mendapatkan ide kita malah jadi makin mumet.

Kali ini, penulis akan mengupas Teknik SCAMPER yang biasa dilakukan untuk memancing ide-ide di kepala kalian untuk keluar. Dalam dunia bisnis, teknik ini berguna banget untuk proses inovasi dan pengembangan produk, loh!

Apa itu Teknik SCAMPER?

Contoh penerapan teknik SCAMPER

Teknik SCAMPER pertama kali diperkenalkan oleh Alex Osborne seorang guru pelopor kreativitas pada tahun 1953. Kemudian, dikembangkan lebih lanjut oleh Bob Eberle 1971 dalam bukunya SCAMPER: Games for Imagination Develoipment.

Secara sederhana, teknik ini memaksa pikiran kita untuk berfikir kreatif dalam melakukan perubahan. Selain itu, sebenarnya teknik SCAMPER merupakan akronim dari Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put Another Use, Eliminate, dan Reverse.

  1. Subsitute, mengganti bagian dari produk, proses, atau jasa layanan dengan yang lain. Pertanyaan dapat kalian tulis untuk mempermudah penemuan poin subsitusi yang tepat: Dapatkah saya mengganti bagian tertentu?
  2. Combine, menggabungkan atau mengkobinasikan satu atau lebih produk, proses, atau jasa layanan menjadi yang baru. Contoh pertanyaan: Apa yang dapat dikombinasikan untuk memaksimalkan penggunaan?
  3. Adapt, mengadaptasi produk, proses, atau jasa layanan lain sehingga tercipta yang baru. Pertanyaan yang dapat digunakan: Proses apa yang bisa saya pakai dan sesuaikan? Dapatkah produk ini dipasarkan pada pasar yang berbeda?
  4. Modify, memodifikasikan produk, proses, atau jasa layanan menjadi lebih komplek atau sederhana dengan tujuan lebih baik. Contoh pertanyaan pemantik: Dapatkah saya mengubah bentuknya? Apakah kemasan dapat dimodifikasi?
  5. Put to another use, produk, proses, atau jasa layanan yang ada digunakan untuk aplikasi yang laindan berbeda dari aplikasi penggunaannya sebelumnya. Pertanyaan: Bagaimana jika produk ini digunakan oleh anak kecil? Jika digunakan oleh orang dewasa?
  6. Eliminate, berfokus pada penghapusan sebagian komponen produk, proses, atau jasa layanan yang ada. Buatlah beberapa poin pertanyaan: Apakah ada fitur produk yang tidak digunakan?

Di dunia usaha, tim marketing dan RND akan berusaha membuat inovasi terus-menerus untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Pengembangan produk juga penting dilakukan untuk memenangkan kompetisi dengan pesaing.

Beberapa perusahaan akan tumbang jika mereka gagal untuk melakukan inovasi. Contoh yang melegenda adalah Nokia yang mereknya hilang karena kehadiran Android. Oleh karena itu, pentingnya inovasi bagi sebuah usaha memang paten dibutuhkan. Setuju?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jl. Komisaris Bambang Suprapto No. 70, Cigrobak, Purwokerto Lor, Kec. Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53114

0811-260-7090

info@nemolab.id

Tinggalkan Pesan

Copyright © 2020. All Rights Reserved by Nemolab