Mengatasi Kendala Lahan Gambut dengan Mitra Gambut 2.0.

Mengatasi Kendala Lahan Gambut dengan Mitra Gambut 2.0.

Rangkaian kegiatan Training of Trainer (ToT) Mitra Gambut 2.0. kembali digelar. Bertempat di Hotel Luwansa Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sebanyak 46 fasilitator desa hadir untuk mendapat pelatihan dalam mengoperasikan platform Mitra Gambut 2.0. Acara yang dibuka pada tanggal 22 dan ditutup 23 Oktober 2018 ini dilaksanakan atas inisiasi Badan Restorasi Gambut (BRG). Acara dibuka oleh Eko Novi Setiawan selaku Kasubag Pokja BRG. Beliau berharap, aplikasi ini akan memudahkan masyarakat saat menemui kendala mengenai lahan gambut.  "Karena selama ini yang menjadi kendala masyarakat adalah proses pelaporan yang ribet". Forum pelatihan ini dibagi menjadi dua kelas dengan masing-masing berisi 23 fasilitator desa. PT Nemolab Nusa Infomedia yang mendukung kegiatan ini dalam bidang IT, mengirimkan dua orang untuk menjadi narasumber. Dibawah pengarahan dari Nur Faizah dan Aziz Nur Arifianto, peserta sangat antusias dalam mengikuti materi. Terbukti dengan banyaknya peserta yang mengunggah konten dan mencoba fitur aplikasi Mitra Gambut 2.0.

Sedikit Cerita lainnya