Kriptografi, Penjaga Data Kita di Internet

Pernah mendengar atau membaca kata enkripsi? Mungkin kita sering melihat kata ini di whatsapp ataupun di aplikasi chatting lainnya yang mengatakan menggunakan enkripsi end-to-end. Sebenarnya apa sih enkripsi itu?

Enkripsi merupakan bagian dari ilmu kriptografi, kriptografi sendiri secara umum merupakan sebuah cabang ilmu yang mempelajari sebuah teknik membuat pesan. Dimana pesan tersebut tidak bisa terbaca oleh orang yang tidak kita inginkan. Pesan tersebut hanya bisa dibaca oleh orang yang punya kunci. Yang bisa membuka kunci adalah si pengirim dan penerima saja. Sedangkan menurut Manez pada tahun 1996 mengatakan bahwa kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan, integritas data, serta autentikasi.

Penulisan rahasia yang pernah ditemukan umat manusia adalah pada tahun 3000 sebelum masehi pada peradaban Mesir Kuno, bangsa mesir mengukir tulisan pesan rahasia yang disebut dengan Hieroglyphics, Hieroglyphics digunakan untuk menyampaikan pesan ke orang-orang tertentu saja. Pada tahun 400 sebelum masehi atau sejak masa dimana yunani sedang berjaya. Pada kala itu di yunani alat yang digunakan untuk membuat sebuah pesan agar tidak diketahui orang lain adalah menggunakan alat yang bernama Scytale. Scytale sendiri merupakan sebuah pita panjang berbahan daun papytus yang digulung dalam sebuah benda berbentuk tabung yang berisi 18 kombinasi huruf.

Namun penggunaan kriptografi sangat sering digunakan oleh bangsa romawi pada saat pemerintahan Julius Caesar, sampai ada algoritma kriptografi yang bernama Caesar Chipper.

Secara umum kriptografi dibagi menjadi dua era, yaitu kriptografi klasik dan kriptografi moderen. Keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mengamankan suatu pesan. Kriptografi klasik lebih cenderung keperhitungan matematika manual dan hanya menggunakan huruf serta angka, sedangkan kriptografi moderen sudah menggunakan mesin, tidak hanya huruf dan angkan tetapi juga karakter.

Dalam kriptografi ada dua kata kunci, yaitu enkripsi dan dekripsi. Enkripsi merupakan proses mengubah suatu pesan dengan algoritma tertentu dengan sebuah kunci sehingga isi pesan tersebut tidak bisa dibaca lagi tanpa mengetahui kunci algoritmanya, sedangkan dekripsi adalah proses membuka kunci algoritma kriptografi sehingga pesan tersebut bisa dibaca kembali. Enkripsi ini dilakukan oleh pengirim pesan dan dekripsi ini dilakukan oleh si penerima pesan.

Lalu apa hubungannya kriptografi dengan data kita di internet?

Penyimpanan data di internet tidak serta merta mengunggah data tersebut tanpa melakukan proses enkripsi. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi jika sewaktu waktu terdapat kebocoran data, maka data yang bocor tersebut akan terkunci dan tidak bisa dibuka oleh si pembocor data. Tidak hanya itu, kriptografi juga digunakan kita pada saat kita mengirim pesan, karena pada saat kita mengirim pesan melalui internet, bisa saja ketika pesan tersebut dikirim ada orang yang mencurinya dijalan, pencurian ini dikenal dengan istilah paket sniffing. Sangat berbahaya bukan ketika kita mengirim pesan dan bisa dicuri?

Kriptografi sangat sering kita temui dalam kehidupan sehari hari, mulai pada saat kita mengirim pesan melalui aplikasi chatting, melakukan transaksi e-banking dan masih banyak lagi. Ketika kita mengirim pesan melalui aplikasi chatting, pesan yang kita kirim langsung terenkripsi, lalu pesan kita diteruskan ke penerima dan baru di dekripsi, sehingga selama perjalanan pesan yang kita kirimkan aman. Begitu juga ketika kita melakukan transaksi e-banking, pin yang kita masukan dalam aplikasi akan terenkripsi, baru di dekripsi ketika sudah sampai ke server, sehingga jika terjadi packet sniffing pin yang kita kirimkan untuk autentikasi bisa aman.

Semua kegiatan tersebut menggunakan kriptografi untuk melindungi pesan yang kita kirimkan, sehingga ketika terjadi kebocoran data, si pembocor data tidak bisa langsung membuka pesan kita. Karena balik lagi ke awal, dekprisi hanya bisa dilakukan oleh penerima pesan.

Sumber 1 Sumber 2 Sumber 3 Sumber 4 Sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan Kami

Pembuatan Aplikasi Mobile

Pembuatan Aplikasi Web

Pembuatan Website