Mari Kenali dan Pahami Seputar TLS

Sumber gambar : www.natapuntes.es

Kasus pencurian data semakin lama semakin banyak terjadi. Hal ini merupakan salah satu tantangan terberat yang dihadapi oleh para pengguna internet, terutama bagi pemilik website. Oleh karena itu hadirlah teknologi keamanan internet yang biasa disebut SSL atau TLS. Semakin hari tentu kualitas sistem keamanan tersebut semakin ditingkatkan kualitasnya. Banyak terjadi pembaruan di dunia internet, salah satunya terkait dengan sistem keamanan website.

Apakah kamu sebelumnya sudah pernah mendengar kata kriptografi? Kriptografi merupakan protokol yang dirancang untuk mengamankan komunikasi di jaringan komputer alias dunia internet. Protokol kriptografi yang paling banyak dikenal yaitu SSL (Secure Sockets Layer) . Mungkin bagi para pemilik website sudah tidak asing lagi dengan kata yang satu ini. Namun ternyata, kini SSL (Secure Sockets Layer) sudah dianggap usang, oleh sebab itu digantikan dengan TLS (Transport Layer Security). Mari kita bahas selengkapnya.

Apa Itu TLS ?

Mengutip dari Wikipedia TLS (Transport Layer Security adalah protokol kriptografi yang dirancang untuk memberikan keamanan komunikasi melalui jaringan komputer. Protokol kriptografi tersebut merupakan pembaharuan versi lama SSL tanpa menghilangkan fungsi utama. Keduanya sama saja pada pengunaan sertifikat keamanan website dengan tugas enkripsinya. Tetapi,  akan memberikan arti beda jika menyangkut protokol server sebab terdapat perbedaan nilai vulnerability, cipher suite yang sudah kedaluwarsa dan browser alert.

Menariknya saat ini istilah SSL lebih banyak digunakan karena dianggap lebih umum dan familier. Namun faktanya saat ini memang penggunaan TLS sudah banyak diterapkan walaupun masih disebut sebagai SSL.

Sejarah TLS

Mengutip dari hestanto.web.id Semakin berkembangnya internet maka semakin berkembang pula sistem keamanan transfer data. Pada pertengahan 1990-an SSL diperkenalkan bersamaan dengan Netscape Browser yaitu SSL 1.0. Pada tahun 1999, SSL kemudian diubah namanya menjadi TLS 1.0 dan selanjutnya ditingkatkan. Dalam perjalanan waktu, berbagai RFC (permintaan untuk komentar) diajukan oleh IETF sebagai standar. Sejak Januari 2016, telah terjadi pembaruan dan peningkatan pada TLS yaitu menjadi versi 1.3, yang dalam tahap perkembangan. Standar berlaku saat ini adalah TLS 1.2. Butuh waktu 14 tahun untuk mendapatkan versi tersebut, oleh karena itu dianggap sebagai salah satu protokol jaringan teraman yang pernah ada.

Mekanisme Keamanan TLS

Berdasarkan jurnal sistem komputer, TLS adalah kumpulan dari 3 kriptografi, yaitu : Authentication, Confidentiality, dan Integrity. Protokol ini terdiri dari berbagai macam cipher untuk komunikasi yang aman. Authentication diperoleh dengan menggunakan asimetric cipher seperti RSA, Diffie-Helman, dan lain-lain. Confidentiality diperoleh dengan melakukan enkripsi simetric dari plaintext melalui transfer jaringan. Secara umum simetric cipher yang kuat diimplementasikan seperti AES, DES-3, RC4, dan sebagainya. Intergity diperoleh dengan menghitung Message Authentication Code.

Transfer data saat ini sudah sering dilakukan melalui jaringan kabel atau nirkabel. Maka diperlukan mekanisme keamanan yang kuat untuk mengamankan segala jenis data. Hal ini tentu harus diperhatikan terutama bagi para pemilik website. Nemolab hadir sebagai jasa layanan penyedia TSL maupun SSL. Memberikan pelayanan terpercaya untuk meningkatkan keamanan website mu. Informasi lebih lanjut silahkan kunjungin nemolab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan Kami

Pembuatan Aplikasi Mobile

Pembuatan Aplikasi Web

Pembuatan Website