Dampak Media Sosial terhadap Bisnis.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa hingga kini media sosial merupakan salah satu senjata terkuat yang berperan dalam kemajuan sebuah bisnis. Namun bagi para pelaku usaha yang akan menggunakan media sosial untuk keperluan bisnisnya perlu menyadari bahwa media sosial bagai pedang bermata dua, karena itu anda perlu mengetahui dampak media sosial terhadap bisnis.

Media sosial merupakan sebuah platform yang sangat populer untuk pemasaran bisnis. Bahkan di Indonesia sebuah akun media sosial tidak hanya digunakan untuk pemasaran bisnis, namun digunakan juga sebagai tempat berjalannya bisnis. Sebagai contoh banyak pelaku usaha di Indonesia yang langsung bertransaksi dan menjual produk atau jasanya secara langsung di akun media sosial.

Dampak Positif

Secara umum, media sosial memang memberikan dampak positif dalam arti sangat menguntungkan bagi para pebisnis. Sebagaimana studi yang dilakukan oleh Altimeter Group menunjukkan bahwa dampak media sosial bagi perusahaan yang paling utama adalah mencapai berbagai tujuan bisnis.

Secara umum, perusahaan mengalami peningkatan dalam pertumbuhan penjualan tahunan. Selain itu, masih banyak dampak media sosial yang positif bagi bisnis secara khusus.

Berikut adalah beberapa dampak positif dari media sosial terhadap bisnis:

1. Target Konsumen Jelas

Dampak media sosial yang menguntungkan untuk bisnis yang pertama adalah Geo-targeting. Media sosial seperti Facebook dan Twitter memiliki perangkat pendukung yang membantu Anda untuk menyajikan informasi yang sesuai bagi konsumen.

Misalnya, jika Anda memiliki bisnis perjalanan wisata dan ingin melakukan promosi melalui instagram, maka Anda bisa memposting foto yang dilengkapi dengan fitur location atau hashtag.

Dengan memanfaatkan fitur location pada Instagram, maka target pemasaran bisnis akan tepat sasaran, karena pengguna media sosial yang ingin mengunjungi lokasi wisata tersebut bisa tertarik dan memiliki kemungkinan untuk menjadi konsumen.

2. Membantu Meningkatkan Traffic

Sebuah website bisnis memerlukan traffic yang bagus agar bisnis tersebut dapat berkembang dan lebih banyak lagi mendapatkan keuntungan. Salah satu dampak media sosial adalah mampu memberikan traffic ke website bisnis.

Seiring dengan berjalannya waktu, traffic website bisnis anda akan terus meningkat. Dengan semakin banyak pengunjung, maka akan semakin baik pula kinerja website Anda. Dengan meningkatkan traffic karena dampak media sosial, maka bisnis akan berkembang dengan cepat.

Bisnis yang berbasis online sangat membutuhkan traffic untuk mendapatkan keuntungan. Dengan semakin banyak user yang mengunjungi website, maka secara otomatis bisnis dapat berkembang dan mudah dikenal.

3. Menghemat Biaya

Dampak media sosial bagi bisnis tampak pada penggunaan biaya untuk branding atau promosi. Secara umum, biaya untuk memasarkan produk ke jutaan konsumen melalui media sosial cukup rendah, sehingga dapat mendukung upaya perusahaan untuk mengendalikan biaya lain.

Misalnya biaya untuk penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan. Sebuah perusahaan dapat memaksimalkan media sosial untuk menjangkau beberapa pelanggan dalam satu iklan dengan biaya yang lebih murah dibandingkan iklan televisi yang biayanya cukup mahal.

4.  Meningkatkan Brand Awareness

Dampak media sosial bagi bisnis yang tidak kalah penting adalah membantu bisnis Anda untuk meningkatkan brand awareness. Bahkan, Anda bisa mendapatkannya dengan biaya yang murah atau mungkin tidak mengeluarkan biaya sama sekali.

Namun, membangun brand dengan sosial media setidaknya membutuhkan tenaga, proses, dan waktu yang tidak singkat. Ketika Anda melakukan promosi di sosial media tanpa menggunakan iklan, dan hanya memaksimalkan konten atau fitur gratisan, maka cara ini sudah cukup memberikan brand awareness.

5. Lebih Dekat dengan Konsumen

Media sosial merupakan sarana yang sesuai untuk menciptakan hubungan dengan konsumen. Jika dulu, hubungan produsen dan konsumen cenderung setelah terjadi transaksi, maka dampak media sosial telah mengubah hubungan yang dibangun sebelum, pada saat, dan setelah konsumen menggunakan produk atau jasa

Sebelum bertanya lebih lanjut mengenai suatu produk, konsumen akan melakukan riset terlebih dahulu melalui konten-konten di media sosial yang digunakan. Selanjutnya, konsumen kemungkinan akan bertanya mengenai informasi lebih lanjut dari produk yang diinginkan. Dan pada tahap akhir, setelah konsumen menggunakan produk, konsumen dapat berkomentar atau memberikan feedback dari produk yang telah digunakan.

Komunikasi semacam ini hanya bisa dilakukan melalui media sosial, dan mengubah gaya komunikasi pemasaran konvensional. Selanjutnya, pebisnis akan lebih dekat dengan konsumen serta menjalin hubungan secara berkepanjangan.

Dampak Negatif

Selain memberikan keuntungan, dampak media sosial terkadang bisa negatif atau merugikan. Bahkan, jika tidak hati-hati, dampak media sosial ini berefek sangat masif bagi brand sebuah Produk. Contohnya seperti kejadian baru-baru ini yang menimpa sebuah bisnis yang menjual alat kemah dan kegiatan luar ruangan.

Facebook, Twitter, Google+, Instagram, merupakan tempat bagi produk atau bisnis Anda bisa dibicarakan banyak orang. Maka itu, sebaiknya hindari hal-hal yang bisa mencoreng citra positif brand dari produk bisnis.

Pada era digital saat ini, pelanggan memiliki peluang untuk memberikan saran, kritik, dan testimoni yang dapat langsung diketahui banyak orang. Bahkan, pelanggan bisa melakukannya tanpa adanya campur tangan pihak pemilik bisnis.Dengan begitu, berita positif dan negatif atas produk bisnis Anda, akan tersebar begitu cepatnya melalui media sosial.

Berikut adalah beberapa dampak negatif media sosial antara lain:

  • Dampak media sosial yang paling merugikan adalah dapat menghadirkan Informasi negatif mengenai brand yang tersebar dengan cepatnya, meskipun belum pasti kebenarannya.
  • Data dapat dengan mudah ditiru bahkan dipakai oleh pesaing, misalnya penggunaan foto produk.
  • Memerlukan waktu dan tenaga tambahan untuk memonitor informasi bisnis di media sosial, sehingga cenderung membutuhkan pihak ketiga seperti jasa social media marketing.
  • Memerlukan waktu dan tenaga lebih dalam perencanaan pemasaran dibandingkan cara konvensional satu arah seperti iklan di tv atau radio.
  • Dibutuhkan biaya yang lebih atas komplain produk dari pelanggan, khususnya jika produk harus diretur.
  • Dampak media sosial dapat menyebabkan perang harga dengan kompetitor yang terkadang harus membuat bisnis melakukan promosi besar-besaran.
  • Dampak media sosial dapat menyebabkan ketergantungan terhadap koneksi internet agar dapat mengakses segala data dan informasi bisnis dari media sosial.

Jadi secara langsung maupun tidak, penggunaan media sosial bisa sangat efektif bagi bisnis namun juga memiliki beberapa risiko atau dampak negatif. Sebaiknya tetap berhati-hati dalam memanfaatkan penggunaan media sosial agar dapat secara tepat sebagai sebuah channel pemasaran dari bisnis anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan Kami

Pembuatan Aplikasi Mobile

Pembuatan Aplikasi Web

Pembuatan Website