Cara Bisnis berkembang saat New Normal

ilustrasi bekerja pada masa new normal

Tanpa terasa saat ini kita sudah berada di penghujung tahun 2020. Banyak kejadian luar biasa terjadi khususnya di Indonesia selama tahun 2020. Tidak ada satupun yang menduga bahwa pandemi Covid-19 akan sangat berdampak pada kehidupan dan memaksa kita untuk berubah secara cepat. Sejak pertama kali di umumkan pada tanggal 2 Maret 2020 oleh presiden, perubahan demi perubahan terus terjadi pada kehidupan kita.

Dimulai dari pembatalan Ujian Nasional hingga berlakunya kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) oleh pemerintah pusat yang memaksa kita untuk beradaptasi dan melakukan segala aktivitas seperti bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah masing-masing. Setiap kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada kehidupan bermasyarakat, namun juga sangat berdampak besar pada perekonomian dan kondisi bisnis para pelaku usaha.

Mulai dari para pelaku usaha skala kecil seperti para pedagang yang mengalami penurunan omset penjualan secara drastis karena tidak bisa berjualan secara maksimal akibat ditutupnya sekolah dan perkantoran. Begitu juga para pelaku usaha skala besar, seperti pemilik hotel dan pusat perbelanjaan yang terpaksa harus menutup bisnisnya sementara waktu.

Fenomena ini diperburuk dengan menurunnya permintaan pasar dan daya beli masyarakat, yang mengakibatkan para pelaku usaha harus melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara massal untuk dapat mempertahankan bisnis yang dijalaninya. Namun sejak di berlakukannya kebijakan New Normal para pelaku usaha bisa sedikit bernafas lega karena bisnis yang dijalankan mulai kembali beroperasi dan roda perekonomian secara perlahan mulai kembali berputar.

Dengan munculnya kebijakan new normal para pelaku usaha dipaksa untuk dapat beradaptasi agar bisnis yang dijalaninya dapat berkembang bahkan meningkat dari sebelumnya. Berikut cara yang dapat anda lakukan agar bisnis dapat beradaptasi dan berkembang pesat pada masa New Normal :

1. Digitalisasikan Bisnis Anda

Hal pertama dan utama yang harus segera anda lakukan sebagai pelaku usaha adalah melakukan digitalisasi pada bisnis yang sedang anda jalani saat ini. Manfaatkan momen dari perkembangan teknologi dan informasi yang terjadi saat ini dengan membuat sebuah website yang berisi informasi secara detail mengenai seluk-beluk bisnis yang anda jalani. Setelah anda memiliki sebuah website, mulailah untuk menjalankan aktivitas bisnis tersebut secara bertahap dengan website tersebut.

Gunakan website tersebut untuk menawarkan produk atau jasa kepada calon konsumen, berkomunikasi dan meningkatkan pelayanan kepada konsumen tetap, menjalin kerjasama profesional dengan perusahaan lain, serta memantau kinerja karyawan dan keadaan mengenai bisnis itu sendiri. Semua hal tersebut dapat anda lakukan dengan mudah dan terukur jika website yang ada miliki telah berubah menjadi sebuah aplikasi website.

2. Maksimalkan Kenormalan Baru

Hal kedua yang perlu anda lakukan adalah tetap menerapkan aturan kenormalan baru secara maksimal. Tetap jalankan mode kerja virtual, seperti melakukan rapat secara virtual. Fokus pada layanan tanpa sentuhan demi kebaikan karyawan dan pelanggan Anda. Hal ini akan memastikan semua orang dalam keadaan sehat dan mengurangi banyak biaya operasional dari bisnis tersebut.

Maksimalkan pengguna website yang telah anda miliki dengan melakukan pemasaran online seperti mengiklankannya di berbagai platform media sosial agar website anda diketahui serta dikunjungi oleh para calon konsumen potensial. Dengan ini bisnis anda akan semakin dikenal dan website yang anda miliki akan berguna secara optimal.

3. Ciptakan Empati Dalam Penjualan Dan Pemasaran

Salah satu hikmah terbaik dari terjadinya pandemi Covid-19 adalah meningkatnya rasa kepedulian kita pada sesama. Terapkan hikmah tersebut pada setiap aktivitas bisnis yang anda jalani. Tunjukan pada calon konsumen bahwa anda sebagai pelaku usaha peduli pada setiap kebutuhan yang di perlukan oleh calon konsumen dan siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dengan anda melakukan hal kecil tersebut pada setiap aktivitas penjualan dan pemasaran, maka akan berakibat baik pada bisnis di masa yang akan datang. Karena dengan melakukan hal tersebut secara konsisten lambat-laun bisnis yang ada miliki reputasi baik yang akan mudah diingat oleh para pelanggan serta mudah dikenal oleh calon pelanggan.

4. Pangkas Biaya yang Tidak Perlu

Kondisi kesehatan suatu bisnis dapat ditentukan dari kondisi keuangannya, pandemi adalah sebab utama terganggunya kesehatan bisnis saat ini. Namun jika anda sudah menerapkan tiga cara diatas secara efektif dan optimal maka biaya yang anda harus keluarkan untuk menjalankan setiap aktivitas bisnis dapat ditekan serendah mungkin.

Sebagai contoh adalah anda tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat untuk kantor karena operasional bisnis dapat berjalan secara virtual. Anda juga dapat menggunakan media sosial sebagai sarana dalam mengiklankan website bisnis yang anda miliki secara gratis. Serta website yang anda miliki juga sudah mengakomodasi semua kebutuhan transaksi dengan konsumen sekaligus memantau seluruh alur dari kinerja bisnis. Silahkan anda bayangkan sendiri berapa besar biaya yang bisa anda tekan untuk menjalankan sebuah bisnis hanya dengan memiliki sebuah website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan Kami

Pembuatan Aplikasi Mobile

Pembuatan Aplikasi Web

Pembuatan Website