Categories
Informasi

4 Aplikasi QR Code Ini Bantu Kamu Mudah Bertransaksi

Sistem pembayaran baru non tunai berbasis quick response (QR Code) sudah mulai digunakan sejak beberapa bulan terakhir. Dikutip dari berbagai sumber, banyaknya pengguna smartphone menjadikan sistem pembayaran terbaru ini akan berperan penting dalam aktifitas bertransaksi. Saat ini, Bank Indonesia (BI) terus melakukan uji coba standarisasi alat pembayaran yang bernama QR Code Indonesia Standart (QRIS). Nah sambil menunggu hasil uji coba, ternyata sudah ada 4 aplikasi QR Code dari Bank Besar di Indonesia yang memudahkan pelanggannya dalam bertransaksi. Berikut informasinya :

1. YAP! (BNI)

BNI menjadi bank pertama yang meluncurkan aplikasi mobile dompet digital dengan sistem QR Code. Aplikasi ini ternyata sudah cukup popular di nasabah BNI kalangan millenial. Terlebih kini sudah ada berbagai penawaran promo dan tools yang terintegrasi dengan e-commerce sebagai alat pembayaran secara online. Jadi kamu bisa belanja online langsung di aplikasi YAP karena sudah terisi data kartu debit atau kartu kredit kamu. Menarik, kan?

Unduh di sini

2. Qrku (BCA)

Berikutnya aplikasi Qrku BCA. Kalau sudah punya mobile banking BCA, kamu hanya perlu meng-update kembali aplikasi mobile banking tanpa harus mengunduh aplikasi Sakuku untuk menikmati Qrku. Dengan menggunakan Qrku, kamu bisa transfer hanya dengan scan QR-code ke nasabah BCA yang juga memiliki aplikasi mobile banking. Jadi nggak perlu lagi repot – repot minta nomor rekening orang lain untuk transfer. Mau coba?

Unduh di sini

3. MY QR (BRI)

Salah satu bank dengan nasabah terbanyak ini juga sudah menggunakan sistem pembayaran digital dengan QR Code. Untuk bisa menggunakan aplikasi ini, pengguna harus memiliki akun t-bank terlebih dahulu dengan  me lakukan regristrasi.

Unduh di sini

4. Mandiri Pay (Bank Mandiri)

Aplikasi QR Code milik Bank Mandiri ini masih terbilang baru. Sama seperti MY QR milik BRI, Mandiri Pay juga bisa dipakai untuk nasabah selian Bank Mandiri.  Sistem dari aplikasi ini yaitu top-up saldo dengan mengisi kartu kredit atau debit mandiri jika kamu nasabah Bank Mandiri. Jika bukan, kamu bisa top-up dengan akun e-cash kamu yang sudah otomatis ada jika menggunakan Mandiripay.

Unduh di sini

Dari 4 aplikasi e-wallet di atas, mana yang sudah kamu gunakan? Pilihlah aplikasi yang penting dan sesuai dengan kebutuhan kamu ya. Manfaatkanlah e-wallet ini dengan bijak,  jangan malah mebuat kamu menjadi boros.

Categories
Uncategorized

2020 : Siswa SD di Singapura Wajib Belajar Koding

Mulai tahun depan, pemerintah Singapura berencana untuk mewajibkan siswa level Sekolah Dasar (SD) kelas 4 – 6 untuk belajar koding. Sudah beberapa tahun terakhir, negara paling maju di Asia Tenggara ini memang sedang menggalakkan program melek teknologi untuk seluruh lapisan masyarakatnya. Program untuk anak Sekolah Dasar ini diberi nama Code For Fun (CFF). Sebagai implementasi awal, nantinya program wajib belajar koding ini akan diberlakukan selama 10 jam yang memuat tentang pemrogaman, artificial intelligence dan teknologi canggih lainnya.

Sudah Menjadi Program Opsional Sejak 2014

Dikutip dari kumparan.com, ternyata bukan hanya anak – anak saja. Mulai September mendatang para lansia juga diberi pelatihan khusus menggunakan smartphone dan media sosial di klinik digital yang sudah disediakan. Yang lebih menarik lagi, program membuat masyarakatnya melek teknologi ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2014. Tetapi saat itu masih bersifat opsional, belum menjadi program wajib.

Selain mewajibkan program wajib belajar koding untuk siswa SD, Kementerian Komunikasi Informatika (Kominfo) Singapura juga akan merelease Singapore Cyber Youth Progamme. Program ini ada di bawah Cyber Securiy Agency (CSA), lembaga dibawah Kominfo. Nantinya Singapore Cyber Youth Programme ditujukan untuk siswa sekolah dan mahasiswa perguruan tinggi. Dikutip dari inet.detik.com, program ini akan terlihat menarik karena dibungkus dengan konsep acara boot camp, kompetisi hingga mentoring.

Baca Juga : Pahami Fitur FB Ads Ini Untuk Meningkatkan Bisnis Kamu

Lebih lanjut, program dengan target peserta 10.000 anak muda dalam tiga tahun kedepan ini berharap nantinya peserta akan mendapatkan pengetahuan mengenai cybersecurity dengan baik secara teknis maupun terapan. Nah menurut kamu, apakah Indonesia juga bisa menerapkan program ini untuk siswa Sekolah Dasar? Coba tulis pendapat kamu dikolom komen ya!

Baca Juga Keseruan Green Literacy Camp 2019 di sini

Categories
Desa Maju Informasi

Green Literacy Camp 2019 : Rangkaian Festival Literasi Desa yang Menginspirasi

Rangkaian acara puncak Green Literacy Camp 2019 pada tanggal 4-7 Juli 2019 telah berlangsung. Setelah Bulan Februari lalu Nemolab berpartisipasi dalam Pre Event GLC 2019, kini Nemolab kembali menjadi partisipan diacara puncak tersebut. Mengangkat tema Menulis di Atas Air, acara yang diadakan selama empat hari ini berlangsung di Desa Ponggok, Klaten. Ada sekitar lima belas lebih narasumber dengan keahlian beragam dihadirkan untuk saling bekerja sama mensukseskan acara yang dikemas dengan semangat mempromosikan kehidupan berkelanjutan dan wisata ramah lingkungan ini.

Nemolab sebagai bagian dari partisipan GLC 2019 berkesempatan untuk mengisi dalam beberapa kelas. Pada hari Rabu (3/7/2019) satu hari sebelum acara dimulai, tim Nemo berkesempatan mengisi training content writer untuk update konten di website GLC. Para volunteer dan tim Nemo saling berdiskusi seputar bagaimana menulis artikel di website, mengupload gambar dan masih banyak lagi.

Hari pertama acara (4/7/2019) berlangsung dengan upacara pembukaan GLC 2019 yang berlokasi di Umbul Besuki Desa Ponggok, Klaten. Malam harinya dilanjut dengan Angkringan Dialog sesi perdana. Menghadirkan Junaedhi Mulyono, Taj Yasin, Kang Maman dan Nadine Chandrawinata sebagai pembicara dengan tema inisiasi literasi desa untuk ibu bumi.

Baca Juga : Pre Event Green Literacy Camp 2019

Kelas Literasi Digital dan FGD “Startup Desa”

Esoknya, Prianton Subardio selaku CEO PT. Nemolab Nusa Infomedia mengisi kelas Literasi Digital “Membangun Brand Lokal” di Sasana Rinenggo. Mas Anton, sapaan akrabnya menyampaikan akan pentingnya membangun brand sebuah produk dan berbagi cerita tentang pembuatan website desa : desa.id . Selama kurang lebih dua jam, masyarakat dan volunteer aktif berkomunikasi pada sesi tanya jawab, seperti tentang cara membangun merk, apa saja tahap – tahap untuk membangun sebuah brand, dan masih banyak lagi. Kemudian berlanjut pada kelas sosial media pemula bersama Prianton Subardio dan Irfan Bahtiar, Founder @infopurwokerto di Gazebo Umbulsari. Sesi ini juga berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan suasana yang santai dan seru ditambah dengan pembawaan Mas Ibe, sapaan Irfan Bahtiar yang memang lucu.

Kelas Literasi Digital “Membangun Brand Lokal” dan Kelas ” Sosial Media Pemula”

Pada hari ketiga, Pri Anton Subardio, Joko Winarno dan Lilik Tri Jatmiko kembali mengisi FGD “Startup Desa” di Gazebo Kliringan. Dalam sesi diskusinya, pesan yang disampaikan yaitu kita harus bisa break the limit. Peka dan mau mengamati lingkungan sekitar menjadi kunci untuk melihat potensi yang ada, termasuk di suatu desa.

Kelas FGD “Startup Desa” bersama Pri Anton Subardio, Joko Winarno, Lilik Trijatmiko

Rangkaian acara ditutup dengan sesi makan bersama sebagai tanda acara telah usai dan berjalan dengan lancar. Terimakasih untuk Green Literacy Camp yang sudah mengajak Nemolab untuk ikut menjadi partisipan dalam rangkaian acara festival literasi desa yang keren ini. Semoga bisa menginspirasi desa lainnya untuk mengadakan acara yang serupa. Salam literasi dan inovasi!

Untuk informasi lengkapnya silahkan kunjungi website Green Literacy Camp 2019 : http://greenliteracycamp.web.id/ serta sosial media instagram GLC 2019 : @greenliteracycamp dan facebook : @GLC19.

Categories
Uncategorized

OneDrive vs Google Drive vs Dropbox. Pilih Mana?

Adanya layanan cloud storage memang sudah lama dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan kita yang setiap harinya berkutat dengan komputer, baik untuk menyimpan data berupa dokumen, gambar maupun video. Dapat diakses dimana saja dan kapan saja (fleksibelitas) menjadi alasan mengapa cloud storage masih sangat dibutuhkan hingga sekarang. Hingga saat ini terdapat tiga cloud storage yang banyak digunakan oleh masyarakat, yaitu Google Drive, OneDrive dan Dropbox. Diantara ketiga cloud storage terbesar di dunia tersebut, cloud storage mana yang sebaiknya digunakan?

One Drive

Apa kamu masih asing dengan layanan cloud storage ini? One Drive yang rilis pada tahun 2007 ini dibuat oleh Microsoft dan masuk dalam bagian layanan Windows Live. Sistem penyimpanan ini menawarkan ruang penyimpanan gratis sebesar 5GB dengan syarat mendaftar Microsoft akun terlebih dahulu.

Kelebihan

Selain penyimpanan gratis sebesar 5GB, kapasitas One Drive juga bisa diupgrade hingga 1 TB atau 1000gb tentu dengan biaya tambahan. Untuk aplikasi pendukungnya, One Drive sudah memiliki paket Office 365. Yang mana lebih memudahkan pengguna dalam menggunakan Word, Excel, Power Point, OneNote, Outlook dan lainnya. Untuk OS, juga sudah bisa digunakan oleh OS berbasis android, Mac OS, Windows Phone, dan Windows.

Kekurangan

Layanan penyimpanan One Drive kurang maksimal jika digunakan untuk menyimpan data berupa foto – foto maupun video. Selain itu, terkadang juga dapat terjadi eror jika panjang path document lebih dari 256 karakter. Termasuk dibutuhkannya waktu yang lama jika mengupload file ukuran besar.

Google Drive

Apakah kamu termasuk salah satu pengguna Google Drive? Layanan penyimpanan yang sudah ada sejak Bulan April 2012 ini memang menjadi salah satu layanan yang banyak digunakan . Tapi apa kamu sudah tahu apa saja kelebihan dan kekurangan dari Google Drive?

Kelebihan

Kapasitas penyimpanan gratis yang disediakan oleh Google Drive ini memang terbilang cukup besar, yaitu 15GB. Kapasitas penyimpanan sebagai pengguna perlu membayar dan bisa diupgrade hingga 30TB dan didukung dengan Google Dokumen. Jenis file yang didukung juga sudah banyak, diantaranya gambar, video, ilustrator, photoshop dan masih banyak lagi. Terdapat sekitar 30 macam format file yang dapat dibuka oleh Google Drive secara langsung melalui browser. Google Drive juga sudah tersedia di Windows, Ios, Mac OS dan Android.

Kekurangan

Layanan penyimpanan satu ini sangat bergantung sekali dengan jaringan internet. Jadi jika kamu sedang mengunggah file di Google Drive pastikan akses internet yang kamu gunakan lancar.

Dropbox

Layanan cloud storage yang terakhir ini dirilis pada tahun 2007, bersamaan dengan One Drive. Berbeda dengan Google Drive dan OneDrive, Dropbox lebih fokus berkembang dalam layanan standalone, sehingga fitur yang ditawarkan juga tidak sebanyak dua layanan sebelumnya.

Kelebihan

Dropbox sebagai media penyimpanan memiliki fitur file sharing dengan direct download dengan kapasitas storage sebesar 2GB (Dropbox versi gratis). Kamu juga bisa mendapatkan tambahan dengan range 0,5 GB hingga 16GB. Kemudahan sinkronasi dan dari segi keamanan dropbox memberikan layanan keamanan dua langkah.

Kekurangan

Kapasitas penyimpanan 2GB terbilang kecil untuk media penyimpanan. Selain itu, untuk mendapatkan kapasitas 16GB, kamu harus mereferensikan akun kamu dan mendapatkan akun pendaftar baru hingga 32 orang.

Jadi, layanan storage mana yang akan kamu gunakan? Karena kebutuhan penyimpanan setiap orang berbeda – beda, jadi sesuaikan dengan kebutuhanmu, ya.

Categories
Informasi Trend

WhatsApp Uji Coba Fitur Berbagi Status di Facebook dan Instagram

Awal Juli ini WhatsApp kembali membawa kabar terbaru terkait fitur WhatsApp statusnya. Sejak diluncurkan tahun 2017, WhatsApp status sudah digunakan lebih dari 500 juta pengguna. WhatsApp status sendiri merupakan fitur yang mirip dengan Instagram stories dan Facebook stories . Pengguna dapat mem-posting gambar, teks dan video di profil mereka dan akan hilang dalam 24 jam. Bahkan di tahun 2020 kabarnya akan menjadi tempat yang bisa menampilkan iklan. Lalu bagaimana dengan uji coba berbagi WhatsApp status di Facebook dan Instagram?

Masih Tahap Uji Coba

Dikutip dari tirto.id, nantinya pengguna WhatsApp bisa membagikan statusnya secara langsung ke facebook stories, instagram stories, gmail atau google photos. Meskipun terdapat pilihan membagi status whatsApp ke aplikasi lainnya, pihaknya sengaja tidak menyediakan opsi yang membuat status tersebut secara otomatis dibagikan ke layanan lainnya. Sehingga pengguna tetap memiliki kendali penuh untuk mengatur sendiri status WhatsAppnya.

Baca Juga : Rekomendasi Aplikasi Edit Video 2019

Dalam proses uji coba ini, WhatsApp juga berusaha menekankan bahwa fitur berbagi status ini pihaknya tidak melakukan praktik pengguna terkait data sharing seperti yang dilakukan Facebook beberap tahun lalu. Mengingat di tahun 2014 lalu Facebook sempat mendapat teguran dari Prancis dan Jerman untuk menghentikan praktek berbagi data penggunanya. Tidak sampai disitu, di tahun 2017 Facebook kembali mendapatkan sanksi denda senilai USD 122 juta oleh Komisi Eropa karena memberi informasi yang tidak benar.

Nantinya fitur ini bisa dinikmati oleh pengguna program beta WhatsApp. Tapi kamu perlu sabar dulu ya, karena pihak WhatsApp sendiri masih belum memberikan informasi pasti kapan fitur ini akan release dan bisa kamu jajal.

Kunjungi media sosial Nemolab : instagram @nemolabid , twitter : @nemoLABID dan facebook : nemolabnusainfomediaID untuk informasi lengkap seputar Nemolab

Categories
Informasi Tips

Perhatikan 5 Hal Ini Untuk Membangun Website Bisnis Kamu

Pernah mendengar atau membaca petuah ini “dimanapun dan apapun bisnis anda mulailah untuk bercerita tentang siapa dan apa yang anda kerjakan” ? Artinya besar atau kecilnya bisnis yang kamu miliki, kamu membutuhkan media untuk mempromosikan bisnis tersebut. Selain sosial media seperti instagram dan facebook, website sudah lebih dulu dijadikan sebagai media promosi yang bisa dibilang efektif. Namun apakah website bisnismu sudah memiliki point – point penting untuk menunjang penjualan produk/jasa kamu? Kalau belum, Nemo punya rekomendasi 5 hal untuk membangun website bisnis kamu :

1. Buatlah Website Bisnis Yang Unik

Dalam sebuah website bisnis, faktor utama yang harus kamu perhatikan adalah faktor spesial bisnis kamu dan mengapa konsumen harus membeli produk kamu. Pertanyaan ini harus dijawab dengan penjelasan yang jujur tapi tetap menarik. Keunikan yang dimiliki bisnis kamu bisa dicantumkan ke dalam biografi yang menjelaskan seputar aspek kelebihan, keunikan, dan jam terbang bisnis kamu. Tawaran berupa diskon dan promo khusus juga bisa kamu jadikan sebagai konten karena memiliki nilai jual tinggi.

2. Jelaskan Bisnis Yang Kamu Tawarkan

Pernahkah kamu mengunjungi sebuah website untuk mencari informasi tetapi malah isi dari website tersebut membuat kamu bingung? Ternyata tidak sedikit website yang masih belum secara baik memberikan gambaran bisnisnya. Agar hal tersebut tidak terjadi pada website kamu, fokuslah untuk menampilkan informasi penting pada halaman utama. Berikutnya tampilkan informasi produk dan jasa yang ditawarkan dengan menyertakan tautan ke tiap halaman penjelasan detail produknya.

Baca Juga : Podcast Menjadi Marketing Trends 2019

3. Sertakan Informasi Kontak

Menyertakan kontak informasi dalam website bisnis kamu menjadi salah satu langkah untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan konsumen. Tapi cara ini bisa untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan  dengan konsumen. Menyertakan alamat yang jelas juga dapat memberikan rasa aman kepada konsumen untuk kredibilitas perusahaan.

4. Berikan Petunjuk Bertransaksi dan Call to Action Yang Jelas

Berikan keterangan secara detail dan terperinci bagaimana cara berbelanja di website kamu, termasuk informasi hal –hal kecil. Jika barang dikirim menggunakan ekspekdisi, berikan informasi biaya kirim, estimasi pengiriman dan cara melacak paket untuk konsumen. Sediakan juga tombol yang berkaitan dengan proses transaksi, seperti “buy now” “klik disini untuk informasi lebih lanjut” dalam bentuk dan warna yang jelas.

5. Berikan Fitur Untuk Memberi Penilaian dan Respon

Menyediakan contact form atau alamat e-mail untuk konsumen yang berfungsi untuk menyampaikan kritik dan saran juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Kumpulan pengalaman menarik dari konsumen bisa kamu jadikan sebagai bahan blog bisnis kamu juga, loh.

Dari 5 tips yang Nemo berikan, apakah sudah ada yang pernah kamu coba? Tulis pengalaman kamu di kolom komen ya!

Categories
Informasi Trend

Teknologi Blockchain : Kenali Lebih Dekat Yuk

Bagi kamu yang berkecimpung di dunia teknologi pasti sudah tidak asing dengan yang namanya teknologi blokchain. Tapi untuk kamu yang masih pemula, mungkin masih asing dengan teknologi ini. Lalu apa sebenarnya teknologi blockchain dan manfaatnya dalam dunia teknologi? Pada dasarnya, fungsi dari teknologi blockchain adalah untuk menyederhanakan berbagai kegiatan transaksi di masyarakat. Teknologi ini juga lebih unggul dari teknologi konvensional lainnya karena diimplementasikan di berbagai jenis industri, seperti supply chain dan keuangan.

Tahun 2009 teknologi ini direlease pertama kali oleh Satoshi Nakamoto dan bersamaan dengan munculnya Bitcoin, yang berhasil merubah mata uang virtual menjadi tren hingga saat ini. Kemudian pada tahun 2014 blockchain dikembangkan menjadi blockchain 2.0 dengan menawarkan kemudahan yang lebih canggih.

Apa itu Blockchain?

Dikutip dari berbagai sumber, blockchain merupakan sistem revolusioner yang dapat menghubungkan antar jaringan komputer secara terdesentralisasi dan terdistribusi. Dengan konsep kerja tersebut, blockchain memungkinkan semua proses transaksi dapat dilakukan tanpa bantuan pihak ketiga. Bukan hanya itu, transparansi tingkat tinggi juga ditawarkan bagi pihak yang tergabung dalam jaringan tersebut.

Dengan kemampuan provenence-nya, teknologi ini dapat merekam perpindahan transaksi baik aset berwujud maupun tidak berwujud. Keren, kan? Inilah yang membuat blockchain cocok untuk merekam peristiwa, catatan medis dan aktivitas record lainnya.


sumber : dailysocial.co.id

Bagaimana Cara Kerja Teknologi Blockchain?

Untuk mempermudah pemahaman kamu, berikut gambaran sederhana cara kerja teknologi blockchain :

sumber : dailysocial.co.id

Dikutip dari jurnal tentang teknologi blockchain, dengan metode ini setiap blok tidak perlu memiliki nomor seri. Sehingga setiap blok dapat memverifikasi integritasnya. Tidak ada server terpusat yang memegang transaksi. Teknologi ini juga terdesentralisasi, artinya setiap komputer dengan perangkat lunak yang diinstal telah mempunyai salinannya yang terus diperbaharui. Selain itu, tidak ada juga server terpusat yang memegang transaksi tanpa menimpa transaksi sebelumnya.

Bagaimana perkembangannya di Indonesia?

Ibarat sebuah cafe, teknologi blockchain ini masih terbilang baru di Indonesia. Salah satu alasannya karena masih kurangnya pemahaman publik mengenai blockchain, bahkan masih banyak yang belum bisa membedakan antara Blockchain dan Bitcoin. Meskipun begitu, kini di Indonesia sudah ada ABI (Asosiasi Blockchain Indonesia) dengan membawa visi dan misi membantu pertumbuhan positif untuk pengembangan ekosistem blockchain di Indonesia.

Itu tadi informasi seputar blockchain yang bisa Nemo berikan. Kunjungi juga informasi dan tips lainnya dari Nemo : Aplikasi edit video untuk Android & iOS

Categories
Tips Trend

Rekomendasi Aplikasi Edit Video Untuk Android dan iOS

Siapa bilang membuat video yang menarik hanya bisa dilakukan di PC atau laptop ? Sudah sejak beberapa tahun lalu baik android maupun iOS menyediakan aplikasi edit video untuk smartphone. Karena peminatnya yang semakin banyak, makin kesini aplikasi yang tersedia pun juga semakin beragam. Mau coba? Nah biar nggak bingung, Nemo punya rekomendasi aplikasi edit video yang bisa kamu unduh secara gratis di Android maupun iOS:

Aplikasi Untuk Android

1. Inshot Video Editor & Photo Editor

Aplikasi yang release pada tahun 2014 ini sudah diunduh lebih dari 100 juta kali dengan rating 4.7. Hal ini karena Inshot termasuk mudah digunakan dan banyak pilihan editing yang ditawarkan. Mulai dari filter, pilihan musik, slow motion, video converter dan masih banyak lagi. Proses yang simpel dan menarik semakin mempermudah penggunanya selama proses editing, apalagi bagi para pemula. Kamu bisa unduh aplikasi ini secara gratis di playstore ya.

Unduh di sini

2. Power Director Video Editor

Rekomendasi aplikasi yang ke dua yaitu power director video editor. Aplikasi yang juga bisa diunduh secara gratis di google playstore  ini memberikan banyak pilihan edit video. Hampir sama seperti inshot, bedanya power director bisa menopang kualitas video dengan kualitas 4K. Mau coba?

Unduh di sini

3. Viva Video : Free Video Editor

Aplikasi terakhir yang bisa kamu coba untuk pengguna android yaitu viva video.  Sudah diunduh sebanyak 11 juta kali dengan rating 4.6, viva video termasuk aplikasi yang user friendly. Salah satu fitur yang ditawarkan yaitu Fitur Creative Video Camera Lense yang bisa mengubah wajah menjadi karakter yang lucu. Viva video

Unduh di sini

Aplikasi Untuk iPhone dan iPad

  1. iMovie

Dilengkapi dengan 14 template trailer, 8 tema unik dan filter video yang menarik, iMovie menjadi salah satu aplikasi yang banyak digunakan. Kamu juga bisa mengedit video hingga resolusi 4K. Menarik, kan? Bagi kamu pengguna iOS aplikasi ini bisa kamu jadikan sebagai pilihan.

Unduh di sini

2. Pinneacle Studio Pro

Aplikasi edit video berikutnya ini juga mudah digunakan. Beberapa fitur yang bisa kamu nikmati : dual view presisi, mengatur klip dalam storyboard, mengedit presisi menggunakan timeline. Nanti hasilnya bisa langsung kamu upload ke Youtube, Box, dan lainnya.

Unduh di sini

3. LumaFX

Aplikasi ini bisa menambahkan warna efek, gaya, blur, pixel, dan lain sebagainya. LumaFX mendukung file video dari 120 fps, 240 fps dan video time lapse. Bagaimana, kamu tertarik untuk mencoba?

Unduh di sini

Dari enam aplikasi yang Nemo berikan, mana aplikasi yang sudah kamu coba atau akan kamu coba? Selamat mencoba!

Kunjungi artikel Nemo lainnya : Facebook Release Fitur Donor Darah

Categories
Uncategorized

Alasan Kenapa Bisnis Kamu Harus Punya Aplikasi Mobile Sekarang Juga

Laju pertumbuhan pengguna smartphone memang semakin meningkat di era digital saat ini. Tentu hal ini menjadi peluang para pebisnis untuk kemajuan bisnisnya. Beragam terobosan terus mereka lakukan, memiliki aplikasi mobile salah satunya. Sejumlah brand ternama sudah membuktikan keuntungan yang didapat dengan menyediakan aplikasi mobile untuk bisnisnya

Nah buat kamu yang punya bisnis tapi belum menggunakan aplikasi mobile, yakin masih nggak mau pakai? Kamu mau kecolongan pelanggan potensial bisnismu yang setiap harinya berkutat dengan ponsel mereka selama berjam jam?. Biar makin yakin, Nemo punya alasan kenapa sebagai pebisnis harus punya aplikasi mobile :

1. Memperluas Pasar

Appstore dan Google Play dikunjungi sampai jutaan pengguna setiap harinya. Bisa dibayangkan jika aplikasi mobile perusahaan kamu dioptimalkan dengan baik, bukan cuma semakin banyak yang mengunduh, tapi juga berpengaruh pada insight di website kamu. Mantap, kan?

2. Menambah Pendapatan

Melibatkan pelanggan menjadi suatu keharusan kalau mau bisnis kamu berjalan lancar. Dengan keterlibatan pelanggan dan penggunaan strategi pemasaran yang maksimal, aktifitas transaksi yang dilakukan bisa meningkat. Baik itu dari semakin banyaknya pelanggan yang berlangganan ataupun membeli produkmu.

3. Memperkuat Eksistensi Bisnis

Setelah bisa menambah pendapatan, eksistensi bisnis kamu juga otomatis semakin kuat. Kok bisa? Tentu bisa. Asalkan kamu bisa menyajikan pelayanan yang lebih efektif dan menarik untuk pelanggan. Maksimalkan juga promosi dari aspek unggulan layanan bisnis kamu agar bisa menjadi langkah awal ide layanan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Menarik, bukan?

4. Kemudahan Mendapat Data Pelanggan

Ini menjadi salah satu keuntungan yang perlu dipertimbangkan. Kamu bisa tahu daerah mana yang memberikan laba terbesar (posisi konsumen terbanyak) sekaligus kebutuhan pelanggan. Data tersebut nantinya bisa digunakan untuk menentukan perluasan segmentasi produk, menciptakan dan sebagai peluang bisnis baru tanpa melupakan efektifas produk.

Itulah beberapa keuntungan yang didapatkan dari aplikasi mobile. Bagaimana? Kamu tertarik? Yuk buat aplikasi mobile untuk bisnis kamu sekarang juga di Nemo! Kunjungi https://nemolab.id/buat-aplikasi/ untuk berbagai pilihan penawarannya atau hubungi 0811 2607 090 (WA) untuk informasi lebih lanjut.

Categories
Tips

Coba 4 Aplikasi dan Layanan Ini Untuk Membantu Bisnis Online Kamu

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memajukan bisnis online kamu, apalagi dijaman yang serba praktis ini. Tapi ingat, pastikan aplikasi yang kamu pilih tepat agar alur kerja bisnis menjadi lebih efektif dan efisien sesuai kebutuhan. Lalu apa saja aplikasinya? Tenang, kamu gak perlu bingung untuk mencari aplikasi atau layanan bisnis online. Dari sekian banyak aplikasi dan layanan yang tersedia, Nemo punya 5 rekomendasi layanan dan aplikasi bisnis online yang cocok untuk mendukung bisnis online kamu :

1. Aplikasi Finansial

Perputaran uang dalam sebuah bisnis menjadi bagian yang paling penting, bukan? Nah untuk membantu menghitung pengeluaran, laba hingga perencanaan keuangan, kamu bisa coba aplikasi berikut ini dari Play Store atau App Store :

1.Money lover : Aplikasi ini memiliki tampilan yang ringan dan mudah digunakan untuk membantu kamu mencatat segala hal keuangan (Rate : 4.5)

2.Google Sheets : Aplikasi dari Google ini juga bisa kamu coba untuk membantu kamu mencatat segala hal keuangan dalam tampilan yang minimalis dan familiar. Ditambah dengan project yang dikerjakan akan otomatis tersimpan dalam akun Google kamu (Rate : 4.4)

3.QuickBooks Accounting : Aplikasi untuk membantu kamu mengoptimalkan berbagai urusan keuangan tanpa harus mengurusnya secara manual (Rate : 4.3)

2. Aplikasi Desain, Media Sosial dan Email Marketing

Sebagus apapun produk yang kamu tawarkan jika online marketing tidak dijalankan maka sama saja produk tersebut tidak akan dikenal. Cobalah beberapa aplikasi berikut yang bisa kamu download di play store dan App store :

1.Canva : Aplikasi untuk membuat desain grafis secara gratis dengan berbagai macam pilihan bentuk dan jenisnya (Rate : 4.8)

2.PicMonkey : Hampir sama seperti Canva, aplikasi untuk mempermudah kamu membuat desain grafis secara mudah dan praktis (Rate : 3.9)

3.Hootsuite : Aplikasi untuk menjadwal dan mengorganisir postingan ke media sosial twitter dan instagram (Rate : 4.1)

4.Mailchimp : Aplikasi untuk mengumpulkan email pelanggan namun tetap terhubung dengan mereka melalui email marketing (Rate : 4.1)

3. Layanan Project Management

Mengkoordinasikan project dan tugas kepada team akan semakin mudah terpantau apabila menggunakan bantuan aplikasi. Dengan adanya transparansi dalam mengerjakan project tentu dapat membantu semua tim mengetahui sudah sampai mana progres project yang dikerjakan. Nah berikut rekomendasi aplikasi project management yang bisa kamu coba :

1.Trello

Selain menyediakan fitur kolaborasi, salah satu fiturnya yang populer yaitu metodologi board dan card uniknya. Trik konfigurasinya yang mampu membantu berbagai jenis project yang rumit dan spesifik sekalipun menjadi daya tarik yang perlu kamu coba.

2. Basecamp

Basecamp bisa membantu kamu untuk memberikan tugas, deadline, dan memantau progress pada tim. Alat pemantau yang efektif dan fitur campfire juga tersedia untuk mengobrol dengan individu atau kelompok secara real time.

4. Layanan Pembuatan Website

Selain media sosial, membangun situs bisnis menggunakan website juga perlu kamu lakukan. Dengan adanya situs website inilah, target konsumen akan lebih percaya dengan bisnis online kamu karena dapat dengan mudah melihat katalog barang / jasa yang kamu tawarkan.

Itulah tadi 5 aplikasi dan layanan yang bisa membantu bisnis online kamu. Untuk pembuatan website, Nemo sebagai penyedia jasa domain, hosting, dan pembuatan aplikasi bsia kamu jadikan sebagai pilihan. Kunjungi https://nemolab.id/domain/ untuk informasi dan pilihan lengkapnya. Atau hubungi CP Nemo di nomor : 08112607090 (WA dan Telepon). Selamat Mencoba!