Alasan Instagram Sering Memunculkan Iklan Barang Yang Diinginkan

Pernah kah Anda merasa bahwa Instagram sering kali memunculkan iklannya baik pada unggahan dan juga snapgram terkait barang yang mau. Bukan hanya barang, iklannya pun sering memunculkan penawaran jasa hingga ajakan acara dan lowongan pekerjaan. Padahal kita sebagai pengguna tidak melakukan pencarian melalui Instagram.

Anehnya Instagram kerap kali menawarkan iklan yang sama persis apa yang kita inginkan. Banyak pengguna juga kebingungan, mengapa hal tersebut terus-menerus terjadi. Iklan di Instagram tidak memandang bahwa akunnya digembok atau dibuka untuk public. 

Fenomena ini pernah terdengar, bahwasanya Instagram melakukan penyadapan terhadap pengguna. Tetapi sempat diklarifikasi terkait fenomena penyadapan Instagram pada pengguna dengan menggunakan mikrofon. Logisnya iklan tersebut bisa muncul karena ada cookie browser. Hal yang paling memungkinkan terjadi bahwa Instagram melihat aktivitas penggunanya di aplikasi tersebut.

Cookie browser sendiri diibaratkan sebagai remahan kue yang tertinggal saat melakukan aktivitas di internet. Secara sederhananya, internet menyimpan memori mendasar terkait aktivitas pengguna yang mana biasanya berupa alamat yang sudah dikunjungi atau kebiasaan para penggunanya. 

Kuki HTTP atau biasa disebut cookie tidaklah berbahaya, tetapi terkadang cookie dimanfaatkan para pelaku perusahaan teknologi membaca aktivitas masyarakat di internet. Aktivitas ini bisa dijadikan ladang bisnis, selayaknya layanan fitur iklan pada berbagai media sosial. 

Fitur pengingat pada Instagram ini bisa dianggap juga sebagai ancaman, yang bisa membaca data personal. Tetapi hal ini bisa menjadi kelebihan yang mana memudahkan pengguna untuk mengingat hal kecil. 

Dianalogikan pada aktivitas Instagram, pelaku melakukan pencarian barang yang diinginkan. Otomatis sistem aplikasi merekam akun potensial yang memang layak dijalankan serta persyaratan lainnya. Yang pada akhirnya tawaran barang pada akun bisnis muncul di laman pengguna, hal tersebut bisa dikatakan sebagai kebetulan.

Dilansir dari pernyataan CEO Instagram, Adam Mosseri, menyatakan bahwa fenomena Top of Mind Pada suatu brand menjadi salah satu opsi mengapa Instagram memunculkan apa yang diinginkan oleh pengguna. Terlebih lagi fenomena Top of Mine terkolaborasi dengan ketidaksengajaan Instagram memunculkan iklan.

Salah satu cara meminimalisir hal ini yakni kerap menghapus cache pada aplikasi. Selain itu juga tidak menggunakan wifi public guna mengakses informasi pribadi, dikhawatirkan cache akan terekam pada alamat wifi public.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan Kami

Pembuatan Aplikasi Mobile

Pembuatan Aplikasi Web

Pembuatan Website